| Home | Publications | Presentations | Patents | Books | Articles | Researchs | Reports | Awards | Contact Person |



[a] Sebelum kebocoran lumpur panas (Citra ASTER 3 November 2005) [lihat / download : resolusi tinggi]


[b] Sesudah kebocoran lumpur panas (Citra ASTER 3 September 2006)
[lihat / download : resolusi tinggi]


[c] Sesudah kebocoran lumpur panas (Citra ASTER 13 November 2006)
[lihat / download : resolusi tinggi]


Gambar Minggu ini :

(Gambar atas) Gambar di atas menunjukkan citra ASTER bencana kawasan lumpur panas di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur yang direkam pada tanggal 3 November 2005 (sebelum kecelakaan), 3 September 2006 (setelah kecelakaan), dan 13 November 2006 (setelah lumpur dialirkan ke sungai Porong, Sidoarjo). Perhatikan perubahaan warna air di sepanjang sungai Porong.
Foto di atas dan sample lumpur diambil oleh Josaphat Tetuko Sri Sumantyo pada tanggal 8 September 2006 [Download : high resolution].

(Gambar bawah) Gambar ini menunjukkan hasil pengecekan akurasi citra ASTER Level 1B dioverlay dengan menggunakan data vektor (digital map Bakosurtanal) jalan wilayah kota Bandung. Citra ASTER baik untuk pembuatan peta skala 1:50,000 [Download : resolusi tinggi]



Fasilitas dan Pelayanan Masyarakat
Pandhito Panji Foundation - Remote Sensing Research Center (PPF-RSRC) bekerjasama dengan banyak pihak untuk melakukan penelitian lingkungan hidup, perkotaan, kepulauan dan berbagai tema lainnya.
Aktifitas penelitian
1. Bidang Remote Sensing
   Pandhito Panji Foundation - Remote Sensing Research Center (PPF-RSRC) melakukan penelitian dalam bidang remote sensing dan Sistem Informasi Geografi (SIG), terutama pengembangkan teori gelombang elektromagnetik dan synthetic aperture radar (SAR). Beberapa hasil penelitian kami telah diterapkan untuk monitoring Lingkungan kawasan Indonesian. Hasil penelitian kami telah dipublikasikan di journal dalam dan luar negeri, serta hasil nyata telah diterapkan untuk membantu Pemerintah daerah di Indonesia, serta organisasi dan pemerintah asing

2. Bidang radar
2.1. Sensor petir
PPF-RSRC mempunyai fasilitas monitoring gelombang petir secara pasif dengan menggunakan perangkat radar atau sensor petir yang mempunyai kemampuan monitoring dengan radius 100, 200 and 300 miles dengan stasiun monitoring di Bandung. Sehingga PPF-RSRC dapat memonitoring distribusi petir yang near-real-time terjadi di kota Palembang(utara), Madiun (timur) dan Pulau Chirstmas (Selatan). Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui karakteristik cuaca Indonesia kawasan Barat. Data-data ini nantinya dapat diterapkan untuk keperluaan mitigasi bencana dan memecahkan fenomena terjadinya gelombang petir di kawasan tropis, khususnya Indonesian bagian barat.

2.2. Radar bawah tanah
Kami juga mengembangkan perangkat radar aktif dengan menggunakan very low frequency (VLF) bersama lembaga pendidikan tinggi di Bandung dan Jakarta dan lembaga pertambangan untuk keperluan observasi minyak dan gas. Radar ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi survey calon lokasi ladang minyak dan dapat mengurangi pengrusakan lingkungan akibat kegiatan pengeboran situs tambang minyak. Teknologi yang kami kembangkan merupakan original hasil pemikiran para staf foundation kami yang disesuaikan dengan sifat alam Indonesia. Radar yang kami kembangkan ini dapat pula dipergunakan untuk pemetaan plate bumi, sungai bawah tanah, sumberdaya alam lain selain minyak dan gas, mitigasi gempa dll. Di samping penerapan di bidang militer juga bisa dilakukan, misalnya konstrusi jaringan radar pendeteksi kapal selam asing, deteksi dini torpedo track dll

2.3. Synthetic aperture radar
PPF-RSRC mengembangkan teknik pengolahan citra satelit dengan sensor synthetic aperture radar (SAR). Dimana hasil penelitian ini telah banyak dimuat di journal internasional, khususnya International Journal of Remote Sensing.
Saat ini PPF-RSRC melakukan mosaicking citra SAR untuk pemetaan seluruh dunia. Citra mosaick ini digunakan untuk pengembangan teknologi SAR yang dikembangkan pula oleh PPF-RSRC. Dari citra mosaick ini dapat diketahui fenomena alam yang terjadi di permukaan bumi, khususnya wilayah Asia.

Staff ahli PPF-RSRC yang juga staff pengajar di universitas (Jepang) juga memberikan bimbingan kepada mahasiswa-mahasiswa dari berbagai Negara dalam bidang SAR untuk monitoring permukaan bumi. Human-network yang telah dibangun oleh PPF-RSRC ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat Indonesia pula, khususnya dalam pengembangan perangkat dan ekstrasi informasi dari citra SAR. Selama ini staff PPF-RSRC juga telah membimbing mahasiswa di Teknik Geodesi, ITB dalam bidang SAR ini. Hasil penelitian dari bimbingan ini diharapkan dapat memberikan kemajuan bagi pengembangan teknik-teknik monitoring dengan menggunakan SAR di Indonesia, dimana wilayahnya hampir setiap tahun tertutup oleh awan sehingga penggunaan sensor SAR merupakan alternatif teknologi yang dapat digunakan oleh Indonesia.


3. Bidang mobile satellite communications
Dalam bidang sistem komunikasi, PPF-RSRC mengembangkan antenna untuk keperluan komunikasi satelit bergerak (mobile satellite communication, contoh gambar di bawah) dan radar (radio detecting and ranging). Antenna ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan mobile satellite communications generasi mendatang, khususnya pembangunan infrastruktur komunikasi kawasan Asia dengan menggunakan sarana satelit yang murah, sehingga terjangkau oleh seluruh kalangan pemakai. Antena-antena yang telah PPF-RSRC kembangkan telah dipatentkan untuk pasar domestik dan dunia. FAQ mengenai desain antenna dapat dibaca di FAQ website.



Antena untuk keperluan mobile satellite communications (tebal 1.6 mm)
[foto bersama pendesain : J. Tetuko S.S.], silakan refer paper dan buku

Dari hasil penelitian PPF-RSRC ini, PPF-RSRC ingin membuktikan bahwa hasil karya manusia Indonesiapun mampu bersaing dengan peneliti luar negeri, khususnya negara-negara yang telah dikenal maju dalam bidang penelitian. Pada tanggal 19 April 2004 hasil penelitian PPF-RSRC ini telah menerima penghargaan (award) dari "Nanohana Competition 2004" oleh President (rektor) Chiba University dan Chiba bank, Jepang, serta pada tanggal 3 December 2004 "Open Research 2004 Chiba University President Chiba University award" atas hasil penelitian di bidang mobile satellite communications ini. Hasil penelitian ini dapat diterapkan untuk keperluan rumah tangga hingga militer, khususnya sistem pengendali rudal dan pesawat tanpa awak.

Last edited : December 1, 2006

Counter